Tatsqif Ilmiah : Keajaiban Statistik dalam Alquran

Ini adalah sepenggal cerita yang kusampaikan pada saat menyampaikan materi pagi tadi. Seperti biasa di wisma Khalid Bin walid tiap pagi senin-jumat melakukan dzikir almatsurat bersama. Setelah “almatsurat-an” kemudian dilanjutkan dengan materi kultum dari salah satu anak wisma yang sudah dijadwal. Artinya setiap pagi sudah ada jatah giliran siapa yang ngisi.

Pagi tadi, karena hari jumat maka materi yang disampaikan adalah tentang tastqif ilmiah. Aku mendapat giliran untuk menyampaikannya tadi. Tema yang kuangkat yaitu mengnai statistika. Salah satu yang kusampaikan yaitu Celoteh Tentang Statistical Quality Control atau Pengendalian Kualitas Statistika dan keajaiban Statistik dalam Alquran.

Begitu banyak keistimewaan yang terkandung dalam kitab suci Al-Qur’an. Selain mengandung catatan kebenaran masa lalu dan yang akan datang Al-Qur’an juga menyimpan keajaib keajaiban lain.

Satu catatan kajian yang dilakukan oleh seorang cendekiawan Islam dari Ikhwanul Muslimin, Dr. Tariq Al-Suwaidan, didapati bahwa terdapat beberapa “keajaiban” statistik di dalam Al-Quranul Karim. “Keajaiban” itu adalah terkait dengan keseimbangan antara perkataan dan bilangan.
Contohnya begini, “dunia” kebalikannya adalah “akhirat”. Nah ternyata, di dalam al-Qur’an jumlah kata “dunia” dan “akhirat” itu sama persis, yakni 115.

Contoh lain simak di bawah ini :

* Al-Malaikat (malaikat) 88 kata, al-Syayateen (setan) juga 88 kata.
* Al-Hayat (kehidupan) 145 kata, al-Maut (kematian) juga 145 kata.
* Al-Rajul (lelaki) 24 kata, al-Mar’ah (perempuan) juga 24 kata.
* Al-Shahru (bulan) 12 kata, sama dengan jumlah bulan dalam satu tahun.
* Al-Yauum (hari) 365 kata, sama dengan jumlah hari dalam satu tahun.
* al-Bahar (lautan) 32 kata, sedangkan al-Barr (daratan) ada 13.

Jika digabungkan jumlah perkataan yang mengandung maksud “lautan” dan “daratan”, jumlahnya adalah 45 (32 + 13) Dan jika dibuat perhitungan kira-kira begini :

* Lautan:32/45 X 100% = 71.11111111%
* Daratan: 13/45 X 100%= 28.88888888%.

Itu artinya, dari keseluruhan bumi, yang berbentuk daratan cuma 28.88888888%, sisanya berupa lautan.

Subhanallah…. Al-Quran pun dari dulu sudah menjelaskan berapa ukuran bumi yang terdiri dari air dan daratan..

About =aRSYIL=

Nama lengkapku adalah Arsyil Hendra Saputra. Aku suka menulis, kemudian kuungkapkan ke dalam blog. Saat ini sedang kuliah di Undip Semarang program studi Statistika. Silakan berkomentar di blogku ini dan jangan lupa ya tinggalkan nama & email.

Posted on 7 Oktober 2011, in Cerita Islam. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Mari berkomentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: